Auto New Tab untuk Blog

Bataprak - Selamat malam. Malam ini malam Jumat, daripada nge-posting hal-hal yang angker bin serem, mending saya kasih tau aja gimana caranya agar setiap meng-klik di link di blog sobat menjadi "auto new tab".

Ya, kita gak usah capek-capek lagi klik kanan lalu pilih new tab agar link yang akan kita pilih muncul di halaman baru.

Langsung aja ya...
  1. Buka blogger.com
  2. Pilih setting lalu tata letak
  3. Add widget atau tambahkan widget
  4. Pilih HTML/Java script
  5. Lalu paste kan kode dibawah ini
<!-- code for turning all non-blog links to new page links --> 
<script type="text/javascript" language="javascript"> 
var arr = document.getElementsByTagName("a"); //get all links in the page 
for(var i = 0; i < arr.length; i++) 

if(arr[i].href.indexOf("Your URL") < 0 //not links that are 'inside' blog 
&& arr[i].href.indexOf("javascript:") < 0) //not javascript links 
arr[i].target = "_blank"; 

</script>

Setelah itu klik simpan perubahan lalu lihat hasilnya. Coba sobat klik salah satu link di blog sobat, pasti nanti jadi auto new tab.
Semoga bermanfaat


Konoha dan Indonesia



Bataprak - Hai sobat, saya minta maaf karena gak posting sudah hampir seminggu lamanya. Ya kalian tau sendiri kan acara setelah lebaran itu apa aja. Lebih banyak aktivitas yang dilakukan di luar rumah, ya kaya main ke rumah temen, saudara, sambil ngabisin makanan mereka. hehe

Dari pada nganggur dan mumpung lagi diem di rumah mending nulis deh di blog ini. Tentang apa ya kira-kira.
hmmm mungkin diawali dengan kartun kesukaan saya. Naruto. dan biar kelihatan enak dibaca, kita masukin tentang negara kita, Indonesia. Tapi apa mungkin Naruto dan Indonesia bisa digabung jadi satu buah tulisan?

Bagaimana jika saya tulis judulnya "Perbandingan antara Hokage dan Presiden Indonesia"? Oke, kita mulai dari presiden kita yang pertama.

Hokage pertama: Senju Hasirama, Founding Father nya Konoha. Begitupun dengan Presiden Soekarno yang dikenal sebagai Founding Father nya Indonesia. Hokage kedua adalah Senju Tobirama, merupakan penerus dari hokage pertama, Soeharto juga penerus dari Soekarno. Mereka juga sama-sama punya rambut putih. Watak hokage kedua itu keras, sama halnya dengan Soeharto.

Prof. B.J. Habibie dikenal sebagai presiden yang paling pintar. Hokage ketiga, Sarutobi juga merupakan hokage yang mempunyai julukan "The Professor, karena mengetahui dan menguasai segala jutsu di konoha. Tapi perbedaannya adalah hokage ketiga tidak dibuatkan film seperti "Habibie dan Ainun". Hahaaha

Hokage keempat adalah Namikaze Minato, merupakan hokage yang paling sebentar masa jabatannya, karena dia mati muda. Begitu pula dengan Gusdur yang dikenal menjabat sebagai presiden R.I. cukup singkat yaitu dua tahun, karena dilengserkan.

Tsunade adalah hokage kelima sekaligus hokage wanita pertama di Konoha dan juga merupakan keturunan langsung dari hokage pertama. Sedangkan Megawati adalah presiden wanita pertama di Indonesia, merupakan putri dari presiden Indonesia pertama.

Presiden ke enam Indonesia adalah SBY. Sedangkan hokage ke enam belum ada, ada juga Danzo yang waktu itu hanya sementara menjalani tugas-tugas hokage sekedar untuk menggantikan Tsunade yang sedang luka parah.
Persamaan antara SBY dan Danzo adalah :
  1. Danzo adalah anbu di masa pemerintahan Tsunade, SBY juga menjabat sebagai Menhankam di masa pemerintahan Megawati.
  2. Sama-sama berlatar belakang militer.
  3. Danzo punya misi rahasia untuk menghancurkan Konoha, SBY juga. Hehehe


Oiya ada sedikit tambahan nih. Negara Konoha adalah negara daun yang berarti hijau. Begitupun Indonesia yang merupakan negara agraris, hingga disebut sebagai Jamrud Khatulistiwa. Sobat pasti tau kan warna Jamrud itu hijau. Hehehe

Nama Naruto Shipudden juga sebenarnya terinspirasi dari nama orang di Indonesia, sobat tau siapa?
Ya, namanya berasal dari Narto Saefudin.

Lambang desa Konoha juga kaya kepala burung garuda. Yakali. hahahaa

Tulisan ini dibuat hanya untuk seruan-seruan aja, jangan dianggap serius. 
Oke cuy... 
Oke dooonggg,....


Percakapan dengan Bulan Ramadhan

Bataprak - Selamat pagi. Pagi-pagi setelah sahur dan menunaikan ibadah solat subuh saya melanjutkan mencari inspirasi untuk menulis. Iseng liat-liat facebook, saya nemuin salah satu komentar di suatu page yang memposting percakapan dengan bulan Ramadhan. 
Berikut isinya :


Suatu hari aku melihat Ramadhan sedang berkemas, lalu aku bertanya :


Aku : "Hendak kemana wahai Ramadhan..?"

Ramadhan : "Aku akan pergi utk sebelas bulan.."

Aku : "Pergi kemana..?"


Ramadhan : "Jauhhh Jaauuuh sekali... Hingga penanggalan tahun telah terkulai..."


Aku : "Kami akan selalu merindukanmu, Duhai bulan mulia..."



Ramadhan : "Ya, aku juga akan selalu rindu saat saat seperti ini. Terima kasih telah menjamuku selama sebulan, menghiasi malam - malamku dengan ibadah."



Aku : "Sesungguhnya kami semua hanya berharap untuk menjadi taqwa kepada-NYA."

Ramadhan : "Insya Allah. Oh ya, jika aku kembali nanti dan ada diantara saudaramu yang tidak dapat menjemputku lagi, sampaikan bahwa aku akan menemuinya ϑi surga."

Aku : "Bagaimana jika itu terjadi padaku, Ramadhan..?"

Ramadhan : Aku akan menemuimu ϑi surga juga. Semoga kita bertemu..!!! Insya Allah....." 

Aku : "Baiklah, selamat jalan. aku akan selalu rindu padamu.." :(:'( 

Ramadhan : "Satu pesanku, jagalah sebelas bulan kedepan dalam setiap langkah dan dalam setiap desah nafasmu, karena untuk itulah aku pergi."



Aku : "Insya Allah....."

Ramadhan : "Aku pergi dulu. Takbirkan ke seluruh Jagad Raya kemenangan ini. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh"



Aku : "Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh..." O:):(:'(:'(:'(:'(



Semoga kita masih diberi umur panjang oleh Allah SWT untuk bertemu dengan bulan yang penuh berkah ini di tahun depan. Amin Allahuma Amin



Malam Terakhir Ramadhan

Bataprak - Selamat pagi sobat pembaca. Lebaran sebentar lagi nih, rasanya cepet banget bulan yang indah ini dilewati. Rasanya ingin sekali Ramadhan itu dua bulan atau lebih. Jujur bulan di bulan Ramadhan ini, di bulan yang penuh berkah ini, semua pahala yang kita lakukan akan dilipat gandakan oleh Allah SWT, suasana yang saya rasakan begitu tenang, nyaman, banyak bertemu dengan teman-teman lama yang pulang dari perantauan. Bahkan di 10 hari terakhir bulan Ramadhan juga ada momen yang sungguh istimewa. Salah satu keistimewaan pada 10 hari terakhir Ramadhan yaitu terdapat malam Lailatul Qadr.




“Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS Al Qadr : 1-5)

Tapi ngomong-ngomong tentang merantau/mudik dan 10 malam terakhir Ramadhan, justru saya miris melihat kebiasaan masyarakat. Di pengujung Ramadhan, sebagian besar masyarakat sibuk dengan rutinitas tahunan, menyambut Lebaran.

Bisa terlihat dari pantauan keadaan di kota sobat, di malam-malam terakhir warga di masing-masing kota justru malah memadati mall. Pesta diskon hingga berpuluh persen digelar hampir semua pusat perbelanjaan. Jalan pun macet karena di padati para pencari diskon.

Begitu pula dengan terminal, pelabuhan dan bandara. Semua warga berlomba-lomba untuk pulang ke kampung halaman menjalankan ritual mudik. Data dari Kementrian Perhubungan, tak kurang dari 30 juta warga yang akan meninggalkan kota pada musim mudik kali ini. Wow.

Sebenarnya boleh saja hal itu dilakukan sebagai bentuk rasa syukur, tapi jangan sampai aktivitas tahunan tersebut malah menghilangkan keutamaan di hari-hari terakhir bulan suci ini. Bahkan tak jarang sepertiga malam terakhir itu lebih didominasi oleh pikiran-pikiran duniawi dan mulai muncul rasa malas dalam beribadah.

Padahal Rasulullah SAW pada 10 malam terakhir Ramadhan malah lebih mengencangkan ikat tali pinggangnya. Di sepanjang masa itulah, konon Lailatul Qadr berada, terutama di malam-malam ganjil. Rasul memaksimalkan beribadah dan mengajak keluarganya.

Mulai membaca Al-Quran hingga berdzikir. Tak ketinggalan berdoa : "Allahumma innaka 'afuwwun karim tuhibbul afwa fa'fu anni (Ya Allah Engkau lah yang Maha Pengampun Lagi Maha Pemurah, Engkau senang mengampuni hamba-hamba Mu karena itulah ampuni dosa-dosaku)"

Oleh karena itu janganlah menyia-nyiakan bulan yang penuh berkah ini. Kepergian Ramadhan di ibaratkan adalah sebuah musibah. Tak ada lagi buka puasa bersama, tak ada lagi keindahan bersilaturahmi dan sholat tarawih berjamaah di masjid selain bulan Ramadhan.

Sobat, jangan lewatkan pembebasan dari api neraka itqum minan naar. Allah SWT memberikan jaminan ini kepada hamba-Nya yang menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan memperbanyak amal ibadah seperti sholat, sedekah, zakat, merenungi dosa dan menyatuni fakir miskin. Berhati-hatilah karena di malam terakhir Ramadhan godaannya sangat besar.

Semoga kita dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan. Amin


Pejuang Cinta Cirebon - Pekalongan

Bataprak - Assalamualaikum sobat, Kemarin saya gak sempet posting nih karena sibuk dengerin curhat teman yang lagi galau dan sorenya berangkat untuk buka puasa bersama teman-teman SMA. Akhirnya pagi ini sehabis sahur saya baru bisa posting, tapi kali ini saya akan mem-posting sebuah cerita dari teman sewaktu dia sedang dibuai asmara. cikiciieww

Cerita dimulai dari awal perkenalan teman saya sebut saja Jaka. Dia ini jomblo alias belum punya pasangan, namanya juga jomblo pasti ada rasa ingin berpacaran lagi walau entah kapan itu akan terjadi. Suatu saat Jaka ini iseng mengacak nomor telepon, ketika yang ditelepon itu terdengar suara cowok maka langsung di matiin. Tapi ketika suara cewek, si Jaka malah ngobrol asik. Dari mulai perkenalan sampai dilanjut sms dan telepon di hari-hari berikutnya.

Lama kelamaan Jaka jadi penasaran dong ingin ketemu si cewek ini, sebut saja Minah. Minah ini rumahnya di Pekalongan sedang Jaka di Cirebon. Si jaka ini termasuknya nekat karena saking  penasarannya dia sampai bela-belain buat dateng langsung ke Pekalongan Buat nemuin si Minah.

Ketika dikabari bahwa Jaka mau berkunjung kesana, hati Minah langsung loncat kegirangan karena sebenarnya Minah sudah menaruh hati sama Jaka. Karena si Minah ini ingin sekali Jaka dateng kerumahnya, pada waktu telepon juga jawabnya Pekalongan itu lebih deket dari Brebes, Tegal dan Pemalang.

Dengan modal nekat karena tujuan awal adalah pingin ketemu sama Minah, akhirnya Jaka memutuskan untuk pergi menggunakan bus. Sepanjang jalan Jaka selalu melihat ke arah jalan sambil melihat dia sudah sampai mana, ternyata Pekalongan itu lebih jauh dari tiga kota diatas. Jaka menelepon Minah lagi dengan nada protes karena sudah dibohongi. Akhirnya Minah minta maaf dan langsung memberi tahu bahwa nanti Jaka harus berhenti di tempat yang ada plang/tulisan Wiro Deso, tapi Jaka gak nemuin nama terminal tersebut, yang ada juga Wira Desa. Jaka baru sadar kalo di jawa akhiran A dibacanya jadi O.

Karena gak tau tempat sekitar, akhirnya jaka memutuskan untuk tanya ke tukang becak, terminal tersebut dimana, dan tukang becak itu langsung saja bilang "Biar saya antar". Kondisi hujan, Jaka melihat sekitar, sebenarnya banyak angkot yang berkeliaran tapi Jaka ragu, akhirnya dia naik ke becak tersebut dan ditutuplah tirai depan becak karena turun hujan. 

Setelah 5 menit akhirnya sampai juga. Tapi Jaka heran, "Kok perasaan saya pernah liat tempat ini, mobil-mobil angkot yang saya liat juga persis sama yang saya liat sebelum naik becak tadi? Wah kayaknya saya dikerjain nih sama tukang becak". Padahal pada kenyataannya jarak dari pangkalan becak gak jauh sama terminal yang dimaksud, cuma karena mungkin tukang becak lagi sepi orderan jadi main embat aja ada calon penumpang yang lagi kebingungan, dan di ajak muter-muter dulu biar penumpang percaya kalo dia lagi dianterin ke terminal tadi, gak sampai 1 menit lah jarak sebenarnya.

Jaka pikir yasudahlah itung-itung amal. Karena hujan sudah reda, dia gak jadi naik angkot tapi milih naik ojek saja. Dia pilih tukang ojek yang motornya butut plus orangnya udah tua, karena merasa iba.

Dianterlah Jaka ketempat sesuai dengan petunjuk dari Minah. Sepanjang jalan Jaka merasa aneh, mengapa dia dikelilingi sama hutan belantara, maskin lama makin gelap dan serem. Ternyata rumah Minah termasuk kedalam desa terpencil yang dikelilingi hutan.

Setelah lama dia akhirnya ketemu sama Minah. Itu adalah pertemuan pertama kali dan mereka langsung saling mengenal walau belum pernah melihat wajah satu sama lain. Ngobrol lah mereka, sampai akhirnya Minah harus pulang kerumah karena hari sudah maghrib. Jaka bingung dan langsung mencari Musholla karena merasa gak enak kalo harus nginep di rumah Minah. Minah janji mau nemuin Jaka malam harinya.

Ketika di Mosholla Jaka bertemu sama imam Musholla tersebut tapi masih cuek sama kehadiran orang baru di desa itu yaitu Jaka. sepertinya selama solat dia terus kepikiran siapa sih orang ini, mukanya asing. Dan biasanya sehabis salam itu dzikir dulu, imam tersebut langsung berdiri dan menyapa Jaka yang persis berada dibelakangnya. si imam menanyakan asal Jaka dari mana dan tujuannya apa tapi dengan nada cuek dan serius.

Akhirnya setelah Jaka menjelaskan bahwa dia berasal dari Cirebon dan tujuannya ke Pekalongan adalah untuk nemuin temennya. Jaka minta ijin untuk bermalam di Mosholla. Tapi imam itu menolak dan langsung mengajak Jaka untuk nginep dirumahnya. 

Setelah sampai dirumahnya, si imam yang tadinya cuek dan kelihatan serius kini mulai bertanya lagi dengan pertanyaan yang sama tapi dengan mimik muka yang lebih bersahabat. Di dalam obrolan tersebut justru banyak diselingi sama obrolan-obrolan renyah dan lucu.

Jaka dipersilahkan menginap di rumah kosong sebelah rumah imam tadi karena penghuninya lagi mudik ke Jakarta. Dikenalkanlah sama anaknya imam tadi. Ternyata ada sebuah kebetulan yang sangat kebetulan (halah apa sih). Nama anak imam tersebut adalah Joko. Mirip cuma beda huruf vokal doang.

Setelah berkenalan dengan Joko, Jaka mulai akrab dengannya dan mulai menceritakan bahwa tujuan dia kesini itu untuk nemuin Minah. Karena Jaka masih merasa lelah karena baru tiba dari Cirebon maka Jaka permisi untuk beristirahat.

Ternyata diluar rumah sedang geger, gosip langsung menyebar luas. Si Joko yang gak tau apa-apa ikut jadi korban. Joko di cie-cie in sama teman-teman sekampung karena digosipin lagi deket sama Minah. Ternyata itu salah paham, karena nama yang hampir mirip, jadi Joko pun ikut jadi bahan gosip.

Jaka gak bisa tidur, badanya panas meriang karena sempet keujanan. Minah telepon menanyakan Jaka ada dimana dan pingin ketemu. Jaka menolak karena dia sedang tidak enak badan tapi dia kasih tahu dimana dia sekarang. Malam itu pun Minah langsung kerumah tersebut dan menemui Jaka. Karena sudah sayang mungkin ya ngeliat Jaka yang lagi meriang masuk angin, akhirnya Minah inisiatif buat ngerokin Jaka. Sambil ngobrol-ngobrol dah.
(romantizz beuddthhh, ea ea eaaa cemungut eaa)

Besok siangnya Jaka memutuskan untuk kembali ke Cirebon karena masih harus bekerja. Minah berat hati melepas kepergian Jaka. Dengan terpaksa mereka akhirnya berpisah dan Jaka pulang dengan rasa puas karena tujuannya sudah tercapai yaitu ketemu sama pujaan hati yang jauhnya puluhan kilometer, antara Cirebon - Pekalongan.

-END-

Cerita diatas adalah cerita asli dari teman saya, hanya namanya saja yang saya samarkan. Pemublikasian cerita tersebut sudah mendapat ijin dari orang yang bersangkutan. Hehehe.
Maaf kalau ceritanya agak gak jelas, tapi yang saya kagum adalah perjuangan cinta itu tak mengenal jarak dan waktu.


www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net